gw yang baju biru paling kiri
hehehe
Hueheuheuehu tahun ini ada sesuatu yang beda di bulan Ramadhan
Gw bisa ikutan buka puasa bareng anak2 Loedroek yang pada kerja di Jakarta. Tahun lalu gw kan masih di Bandung, hehehe. Undangannya didapat langsung di BPOM secara lisan dari mba Martha (Farmasi 2000) yang sekarang udah kerja di salah satu perusahaan di Cikarang. Sebagai Regulatory Officer juga.
Seru juga ketemu lagi sama mas mas di Loedroek yang masih pada rame dan gila. Hahahaha. Ternyata untuk rencana acara ini semuanya didiskusiin lewat milis dimana gw juga jadi salah satu anggotanya. Tapi ga pernah gw cek karena ga ngerti bahasa Jawa ^^;;;;;
Makanan berlimpah ruah dan enak enak semuanyaaaa (es buah, mie goreng, nasi goreng, lontong&sate, donat, cap cay goreng, dll dll banyak bgt lah ampe lupa). Dan gw makan secara gratissss. Belakangan gw baru tau kalo ternyata tiap orang harus bayar. Hueheuehueheuheue *paraaaah*
Kami buka bareng sekaligus temu kangen di rumahnya mas Tegoeh. Ato lebih tepatnya kontrakannya di daerah Mampang Prapatan (tepat di belakangnya gedung TransTV), secara anak2 Loedroek rata-rata berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, jadilah mereka disini semuanya ngekos, ato ikut di rumah sodaranya. Rumah mas Tegoeh sepertinya adalah yang paling available...
Oia, ada juga 3 orang mas-mas yang datang langsung dari Bandung (mas Abas, mas Joko & Mas Takur). Widiiiih ada yang beginian ternyata. Tau gitu tahun lalu gw ikutan, lumayan kan nebeng mobilnya mas Abas, hihihihih
Mendengar cerita tentang perjuangan para senior gw ini dalam mendapatkan tiket pulang ke kampung masing2 (ada yang pake kereta, ada yang pake pesawat), secara ga langsung mengobati hati gw yang ngenes karena bulan Ramadhan ini gw jauh dari keluarga. Gw merasa dapet temen2 yang senasib sepenanggungan, hehehe. Apalagi rata2 mereka asalnya dari Surabaya. Gw yang di Bandung masih jauuuh lebih mending karena jarak Bandung-Jakarta deket. Pulang juga bisa tiap minggu (kalo ga cape di kantong). Yang di Surabaya pastinya jauh lebih jarang balik...
Abis Lebaran bakalan ada halal bi hahal ....
banyak makanan lagi sepertinyah, gw mau ikutan lagi ah, hihihihihihi
waduuuuh harus kembali bekerja....
padahal masih pengen banyak cerita...
disambung lagi kapan2, huhuhuhuh
ini adalah entry wiwin yang terbilang cukup singkat
ReplyDeleteglek...ada aku di foto..hehehe..
ReplyDeletewiwien iki sopo sih?
ReplyDelete@nisa:
ReplyDeleteiyeeeee ga enak kelamaan 'istirahatnya' huhuhuhu
@bleetzi:
mas alif, aku add yah XDDD
@verly:
mas LD juga? aku angkatan 2002
wuaa wien gw mau ikutan milis ludruk duong
ReplyDeleteikutaaaannnnnnn.....heuheu
kangen mbak martha
hahahhaha
idiiih rin masa loe belom ikutan?
ReplyDeletekirim e-mail kosong aja kesini:
loedroek_perjuangan@yahoogroups.com
mba martha sekarang pindah kerja dan kerjaannya sama kaya gw, sering ketemu di POM, heueheuheu
http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/22/11581226/itb.gelar.pesta.rakyat.jawa.timuran
ReplyDeleteITB Gelar Pesta Rakyat Jawa Timuran/
Sabtu, 22 November 2008 | 11:58 WIB
BANDUNG, SABTU--Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar "Pesta Rakyat Jawa Timuran 2008" yang akan dilaksanakan di Kampus Ganesha Kota Bandung, 30 November 2008 mendatang.
Pesta Rakyat Jawa Timuran 2008 itu mengambil momentum yang bertepatan dengan ulang tahun perak atau 25 tahun terbentuknya "Loedroek ITB".
Kegiatan ini untuk mengenalkan seni Jatim dan membangkitkan semangat nasionalisme melalui penguatan benteng budaya, sekaligus mencari solusi berbagai masalah yang dihadapi bangsa ini," kata Rizki Primasakti, Ketua Panitia Pesta Rakyat Jawa Timuran 2008, di Bandung, Jumat.
Rangkaian kegiatan pesta itu antara lain tradisi "Nggendheng Loedroek", Festival Seni Budaya dan kuliner Jawa Timur, diskusi panel "Kerajaan Indonesia, Kenapa Nggak?" serta Maen Gedhe Loedreok ITB dengan lakon "Deja vu De Java" di Sasana Budaya Ganesha 30 November mendatang.
Kegiatan pesta rakyat itu diisi juga dengan tari tradisional Jatim seperti Jejer, Gandrung dan Ngremo. Kemudian, Reog Ponorogo, kesenian patrol dari Banyuwangi, stan komunitas budaya, stan Loedroek ITB.
Sedangkan parade kuliner antara lain festival kuliner, stan jamu, pecel Madiun, sate Ponorogo, rujak cingur, rawon, soto Lamongan, bebek goreng serta aneka jajanan pasar khas Jawa Timur.
Selain itu juga akan dilakukan kolaborasi Darma Wanita Loedroek ITB dengan Keroncong Merah Putih Bandung.
Loedroek ITB bermula dari pendirian perkumpulan seni Guyu Sedaya Jamuran yang merupakan singkatan Paguyuban Seni Budaya Jawa Timuran.
Kemudian perkumpulan itu populer dengan Loedroek ITB yang pentas dengan Bahasa Indonesia tapi tetap mempertahankan pakem ludruk asli dengan gaya mahasiswa ITB. (ANT)
weleeeh mas...
ReplyDeletepunya multiply juga ternyata XD