Saturday, February 28, 2009

pulang dari [Kota Tua], Wendy's Pluit Village




Jalan jalan dari jam 10 sampe jam 2 di Kota Tua membuat kami sangat lelaaaaaaaah. Apalagi cuaca puanaas terik. Kayanya kulit saya rada gosong dan punggung kaki agak belang [semakin belang sebenernya, sisa dari Ragunan].

Rory mengajak kami berkunjung ke rumahnya di daerah Pluit, tapi kami mampir dulu ke Pluit Village untuk isi perut. Wendy's yang paling murah, heuheuehueheu

[Kota Tua] Batavia




Perjalanan dari Museum Bank Indonesia ke Museum Fatahillah...
Makan es potong lalu berpose di depan Herosase.
Cuaca puanaaaaas menyengat

[Kota Tua] Museum Bank Indonesia




Masuknya gratis...

Ada Play Motion Room, tempat maen2 sama koin secara virtual.

Yang paling seru Ruang Numismatic, tempat naro uang kertas & koin dari jaman pertamakali Indonesia punya duit (jaman Belanda), sampe jaman sekarang. Ada juga koin2 edisi limited yg terbuat jadi emas, dengan nominal sampe 750.000. Di ruang Numismatic pencahayaannya buagusss, cocok buat poto2...

Blabbering



Weekend-an di Bandung!!

Lagi nunggu uplotan foto.. Enak juga yah pake Multiply Foto Uploader... Just use it and then forget it! Ga perlu berulang kali klik save dan dan add foto, software tersebut udah langsung ngesave seluruh foto di folder yang dituju... Oke banget deh.

Kemaren sore kembali berkumpul dengan genggongan (ima,upiw,tika,nisa,santy,tika), makan makan di cafe Bali dalam rangka merayakan a.k.a traktiran ultahnya mba upiw... Ngomong2 tentang traktiran, saya belum sempet nguplot foto2 traktiran ultah saya (salah satu penyumbang dana selain aca & nisa  :D) bulan lalu di tempat yang ga kalah oke: The Palais Dago. Fotonya ada di MP nya mba upiw sih, tapi tetep aja pengen posting beberapa foto di blog saya juga.. :D

Akhirnya kesampaian juga makan di Cafe Bali ! Secara arteis2 sering pada makan disituh. Harganya ternyata tidak semahal yang saya kira, mengingat reputasi Cafe Bali... Rasanya enyaaakkk banget (berhubung lapar) tapi yang lebih enak justru adalah waitressnyaaa. Duh si mas mas itu siapa yaaaa namanyaaaa... Hanteng. Senangnya ketika dirinya mendekat, sekedar membawakan menu, membawakan pesanan chicken steak saya, baked potato sayaa... Sayang tempat di sebelah kiri saya keisi sama Aca, padahal saya pengen tempat di sebelah saya itu dikosongin ajaaaah *hush hush usir Aca, undang mas Hanteng* Mirip Masuda Shota kalo kata mba Upiw & Nisa maaaaaah.....


Berkumpul dengan genggongan selalu menyenangkaaaaan.

Kepada genggongan saya pamer wedges yang baru saya beli. 200rebu booooooo. Menggaylaaaaaaaa. Padahal ga niat beliiiiiiiiiiiiiii. Tadinya mau beli celana kaen doanggggg. Owh menggayla itu pelayan2 tokonya sangat amat baik dan pintar merayu. Saya disuruh duduk aja dan itu wedges dipasangkan ke kaki saya. Jadi ga enak secara kaki saya gak sebersih itu, maklum abis keliling seharian. Pas dipake enak bangeeet, saya disuruh nyoba jalan jalan di toko itu. Rasanya mantaaap. Harga emang gak bohong. Pertama liat modelnya aja udah langsung suka, ada talinya, mirip sekali sama sepatu saya yang dikasih dari tante. Yang dengan indahnya haknya patahhhhh karena menahan saya yg mau jatoh. Nyari2 model kaya gitu lagi ga ketemu, berhubung si tanteuuu belinya di Singapura ajyaaahhhhh.

Malemnya bareng Upiw,Nisa,Tika,Ima ke Metro BSM. Boooooo wedgesnya lucu lucuuuuuuu. Tapi muahaaaaaaal. Muasak udah didiskon 50% ajah harganya masih 400 rebuuuu? Owh God. Enough of footwear. Walaupun teuteuuuuup pegang2 beberapa wedges, yang sepertinya ga tahan pengen dipegang dan 'diculik' sama saya, hahahahahah

Wedges cocoknya sama skinny jeans, ato skinny pants. Jadinya beli lagi 2 celana skinny. Huwaaaaaah. Wedges. Coat (3 biji, satu buah Dyah). Celana kaen. Skinny pants. Not to mention kerudung, underwear, dan blah blah blaaaaaaaah. Saya harus hidup mengiriiit bulan inih.

Yang memicu hasrat belanja tinggi adalah kodrat wanita. Hahahaha. Tapi selain itu juga karena terpicu tawaran kerja dari perusahaan lain. Mba yang sering saya ajak ngegosip ketika sedang mengantri di BPOM ini ternyata serius sekali menawarkan saya untuk pindah ke tempatnya. Dua kali dia mengajak, tapi saya tidak seserius itu menanggapi. Sampai akhirnya minggu lalu iming2 lengkap dengan nominal gaji. *lap ileeer* Dia baik sekali, persuasif sekali, tapi dia berkata: "gaji kamu berapa sih? disitu kecil kan?". Saat itu saya langsung berfikir "saya akan belanjaaaa dan memperbaiki penampilan".

Huehueheuehueheu.

Saya yakin si mba ga bermaksud buruk. Dia baik sekali, pandai memuji, dan saya senang sekali ada yang menilai saya seperti itu, padahal saya baru di bidang ini. Padahal kami ga pernah ngobrolin tentang kestabilan harga obat atau kebijakan impor atau hal hal pintar dan penting lainnya, kami bergosip membicarakan hal yang gak penting. Tapi ternyata itu yang bikin dia 'suka' sama saya, heuehueheuehu. But it's too early for me to move.

Anyway....

Ibu saya bawain beras buat di kosan, heuehueheu. Kali ini saya ga menolak karena memang stok beras di kosan udah abis. Akhirnya beras merk Si Pulen seberat 5 kg yang saya beli memasuki Ramadhan kemarin habis juga! 5 kilo beras untuk 6 bulan! heuheueheu yang berarti bahwa saya sudah lebih dari 7 bulan jadi pendatang di kota Jakarta.

Sudah pernah jalan jalan ke mall mall. Ke kebun binatang dan kota tua pun sudah.
Yang belum tinggal ke Monas! Padahal sering lewat! kekekeke.

Hmmmm mau cerita apa lagi yaaaa...

Tentang kehidupan di kantor...

Bulan Februari kemaren cuapeeek banget. Banyak project2 urgent yang dikejar deadline. Walhasil seringkali saya pulang diatas jam 7 malam. Beberapa kali malah diatas jam 8 dan satu kali jam setengah 10. Sampe di kosan udah cuapeeek banget, yang ada pengen langsung bobo ajah. Tidur 8 jam ga nyukup, bangun bangun masih nguantuukkk dan mata masih lengket. Ga sempet untuk nyuci baju, akhirnya baju kotor dibiarkan menumpuk saja dan baru dicuci pas weekeend.

Tiap bulan Februari ada tradisi di kantor: TUKERAN KADO. Tujuannya sih untuk kebersamaan dan kedekatan. [gausah dihubung2n ama Valentine dll]. Kapan yaaa terakhir kali tukeran kado? Jaman SD apa SMP gitu kalo ga salah. Budget ditetapkan 20rebu. Dan pas tukeran seruuu banget, 18 cewe2 ruame kaya di pasar, hahahah seruuuu. Saya dapet jam meja Hello Kitty, yang gak jalan karena ternyata tempat batrenya masih kosong. Seru jugaaaa, walo agak childish tapi berkesan...

Udah dulu deh ceritanya, gtg balik lagi ke Jakarta nebeng mba Upiw, hehehe...


Trims sudah membaca [halaah! :p]




[Kota Tua] Museum Wayang




[Kota Tua] Museum Bank Mandiri




Tanggal 14 Februari 2009, diajak Rory jalan2 ke Kota Tua. Saya-Rory-Dyah pake baju kompakan warna kuning.

Maap yaaaaa genggongaaannnn, aku duluan... :D :D Abis ga jadi mulu siiih...

Ditraktir tiket masuknya sama Rory, yang rata2 2000rupiah (ada yg gratis juga sih....). Cuaca di Kota puuanaaaassss bangettttt *terseraaappp panas*. Tapi senang karena hasil foto outdoornya ternyata ok, makin panas makin oke.

Monday, February 23, 2009

[Novel] The Kite Runner

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Other
Author:Khaled Hosseini
The Kite Runner, sebuah novel perdana Khaled Hosseini, telah mencatat berbagai prestasi:

1. Diterjemahkan ke dalam 42 bahasa.
2. Terjual lebih dari 8 juta kopi di seluruh dunia.
3. Lebih dari 2 tahun bertengger di daftar New York Times Bestseller.
4. Paramount Pictures telah membuat filmnya.

Sinopsis

Aku memiliki satu kesempatan terakhir untuk mengambil keputusan, untuk menentukan apa jadinya diriku. Aku bisa melangkah memasuki gang itu, membela Hassan dan menerima apa pun yang mungkin menimpaku.

Atau, aku bisa melarikan diri.

Akhirnya, aku melarikan diri.

Amir telah mengkhianati Hassan, satu-satunya sahabatnya. Saudaranya. Rasa bersalah kini menghantuinya. Menyingkirkan Hassan dari kehidupannya adalah pilihan tersulit yang harus diambilnya.

Namun setelah Hassan pergi, tak ada lagi yang tersisa dari masa kecilnya. Seperi layang-layang putus, sebagian dari dirinya terbang bersama angin. Tetapi, masa lalu yang telah terkubur dalam-dalam pun senantiasa menyeruak kembali. Hadir membawa luka-luka lama. Dan seperti rapuhnya layang-layang, tak kuasa menahan badai, Amir harus menghadapi kenangannya yang mewujud kembali.

The Kite Runner adalah sebuah kisah penuh kekuatan tentang persaudaraan, kasih sayang, pengkhianatan dan penderitaan. Khaled Hosseini dengan brilian menghadirkan sisi-sisi lain Afghanistan, negeri indah yang hingga kini masih menyimpan duka. Di tengah belantara puing di Kota Kabul, akankah amir menemukan kebahagiaan yang kelak menyapu kesedihannya

==========================================================

Kalo kata saya... :

The Kite Runner : Sang Pengejar Layang-layang...
Novel yang sudah lamaaaa pengen saya beli, tapi ga jadi jadi terus :D Dan akrhinya jadi kado ulang tahun (yg sangat berharga tentunya) dari ghengghongan (santy, nissa, ima, tika, upiew, aca). Trims guys-gals !!!

Tak perlu saya menulis ulasan panjang lebar.

Hanya satu kalimat :
Ini satu-satunya novell yang bisa membuat saya menangis tersedu.

BRILIAN!!!