Showing posts with label okta. Show all posts
Showing posts with label okta. Show all posts

Thursday, March 5, 2009

Pagi-pagi Naik Motor di Jakarta : Menggila!!!


Pagi ini saya mau submit dokumen ke BPOM [di daerah Salemba]. Ada regulasi baru yang bikin semuanya rada ribet, satu perusahaan cuman kebagian satu nomor antrian sajah, singkat kata : harus dateng pagi-pagi supaya dapet nomor antrian kecil. Timbang timbang malam sebelumnya, kalo sama driver perginya pasti paling cepet jam 08.30 (sampai BPOM jam 09.30), mending nebeng sama Okta (anak divisi Eksport) yang berencana pergi jam 07.30.

Jadi deh jam 07.15 saya udah nangkring di kantor. Jam 07.45 kami baru cabut dari kantor, naek motor VARIO merah-nya Okta, saya duduk manis di belakang. Dibonceng, kekeke.

Wooow!!  Lalu lintas pagi hari di Jakarta, dari kaca mata pengendara (dan orang yang dibonceng) sangat menggayla adanya!! Selama ini saya belom pernah berkeliaran pagi-pagi dengan naik motor di Jakarta, karena kalo ke BPOM biasanya sama driver, kalo ga kebagian driver pake ya Taxi. Pernah juga sih naik ojek pagi2 dari Gambir (nyubuh dari Bandung), tapi lalu lintas dari Gambir ke Slipi gak terlalu rame dan jauh lebih terkendali. Kejadian tadi pagi cukup mengerikaaaaaaaan.

Lalu lintas sangat padat, beeeeuuhhh saya sampe takut tiba2 ada metromini ato Kopaja nyenggol saya dari samping. Hiiiiiiiiyyyy. Takut juga kesenggol motor lain.   [walau gaya nyetirnya Okta manis sekali, xixixixixi]. Boooo yah, mengingat para pengemudi metromini & kopaja ituh agak2 mengerikan ngebutnya. Tambah serem lagi pas nyampe di perempatan besar. Semuaaaa motor nangkring di depan Zebra Cross. Berjejer berantakan dan seenaknya menunggu lampu merah padam dan lampu hijua menyala. Pas lampu hijau menyara: Brrrrrrrrrrrrrrrrrrr semua motor maju dulu duluan kaya TAWON !!!!   Sereeeeeeeem.


Beuuuuhhhh apa rasanya kalo saya yang jadi pengemudi motornya?
Mungkin keliling Jakarta satu bulan saja sudah bisa membuat saya jadi pengemudi motor yg handal? :p

Oia, FYI Okta itu cewe, walau gayanya sangat tomboy :D





Gw eksis-in Okta di blog gw, xixixixixi








Balik lagi ke topik.... Padahal di Bandung saya juga sering berkeliaran memakai motor, walau trayek hanya sebatas rumah-ITB, rumah-Sky FM, rumah-Stasiun Bandung, rumah-Leuwi Panjang dan jarak2 dekat lainnya... Lagi pula di Bandung jalannya kecil kecil, dan yang jelas penduduknya jauh lebih 'slow pace' dibanding di Jakarta.


Luar biasaaaaaa deh pengalaman pagi ini.
Jadi salut sama Okta, hihihihi.


Selama ini kalo di dalem mobil ga terlalu memperhatikan lalu lintas (maklum sibuk rumpi2
), walaupun ngeh juga sih bahwa pengguna motor di Jakarta memang SEBANYAK ITU. Bahkan kata Okta, sejak 2 tahun yg lalu, banyak plat nomor motor yang diakhiri dengan 3 huruf, karena dah ga muat lagi pake 2 huruf. Wow!!!

Saya jadi lebih bersyukur karena bolak balik ke BPOM/keliling Jakarta pake mobil+driver, seengganya ga takut kesenggol Kopaja, dan bisa rumpi2 sama temen2, heuheuehuehue.


p.s:
Gambar di atas : antrian motor di perempatan Matraman-Proklamasi